Bank Data

Nilai Data
Satuan
1. Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
1.1. Anak Balita Terlantar Orang
1.10. Tuna susila Orang
1.11. Gelandangan Orang
1.12. Pengemis Orang
1.13. Pemulung Orang
1.14. Kelompok minoritas Orang
1.15. Bekas warga binaan pemasyarakatan Orang
1.16. Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Orang
1.17. Korban penyalahgunaan nafza Orang
1.18. Korban trafficiking Orang
1.19. Korban tindak kekerasan Orang
1.2. Anak Terlantar Orang
1.20. Pekerja migran bermasalah sosial Orang
1.21. Korban bencana alam Orang
1.22. Korban bencana sosial Orang
1.23. Perempuan rawan sosial ekonomi Orang
1.24. Korban bermasalah sosia psikologi Orang
1.25. Komunitas adat terpencil (KAT) Orang
1.26. Keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni Rumah Tangga
1.27. Fakir miskin Rumah Tangga
1.3. Anak Berhadapadan Dengan Hukum Orang
1.4. Anak Jalanan Orang
1.5. Anak dengan kedisabilitasan Orang
1.6. Anak menjadi korban tindak kekerasan Orang
1.7. Anak memerlukan perlindungan khusus Orang
1.8. Lanjut Usia Terlantar Orang
1.9. Penyandang disabilitas Orang
2. Jumlah Panti Sosial
2.1. Rumah Singgah
2.2. Panti sosial asuhan anak
2.3. Balai rehabilitasi terpadu penyandang disabilitas
3. Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial
3.1. Pekerja sosial profesional
3.10. Dunia usaha yang melakukan usaha kesejahteraan sosial
3.11. Wahana kesejahteraan sosial berbasis masyarakat
3.12. Keluarga pioner
3.2. Pekerja sosial masyarakat (PSM)
3.3. Wanita pemimpin kesejahteraan sosial
3.4. Penyuluh sosial
3.5. Taruna siaga bencana (TAGANA)
3.6. Tenaga kesejahteraan sosial kecamatan
3.7. Karang taruna
3.8. Lembaga kesejahteraan sosial
3.9. Lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga (LK3)
4. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Menurut Kecamatan
4.1. Sangat Miskin
4.1.1. Lamongan
4.1.10. Sukorame
4.1.11. Modo
4.1.12. Babat
4.1.13. Kedungpring
4.1.14. Sugio
4.1.15. Sukodadi
4.1.16. Pucuk
4.1.17. Sekaran
4.1.18. Maduran
4.1.19. Laren
4.1.2. Turi
4.1.20. Brondong
4.1.21. Paciran
4.1.22. Solokuro
4.1.23. Karanggeneng
4.1.24. Kalitengah
4.1.25. Karangbinangun
4.1.26. Glagah
4.1.27. Sarirejo
4.1.3. Deket
4.1.4. Tikung
4.1.5. Kembangbahu
4.1.6. Mantup
4.1.7. Sambeng
4.1.8. Ngimbang
4.1.9. Bluluk
4.2. Miskin
4.2.1. Lamongan
4.2.10. Sukorame
4.2.11. Modo
4.2.12. Babat
4.2.13. Kedungpring
4.2.14. Sugio
4.2.15. Sukodadi
4.2.16. Pucuk
4.2.17. Sekaran
4.2.18. Maduran
4.2.19. Laren
4.2.2. Turi
4.2.20. Brondong
4.2.21. Paciran
4.2.22. Solokuro
4.2.23. Karanggeneng
4.2.24. Kalitengah
4.2.25. Karangbinangun
4.2.26. Glagah
4.2.27. Sarirejo
4.2.3. Deket
4.2.4. Tikung
4.2.5. Kembangbahu
4.2.6. Mantup
4.2.7. Sambeng
4.2.8. Ngimbang
4.2.9. Bluluk
4.3. Rentan Miskin
4.3.1. Lamongan
4.3.10. Sukorame
4.3.11. Modo
4.3.12. Babat
4.3.13. Kedungpring
4.3.14. Sugio
4.3.15. Sukodadi
4.3.16. Pucuk
4.3.17. Sekaran
4.3.18. Maduran
4.3.19. Laren
4.3.2. Turi
4.3.20. Brondong
4.3.21. Paciran
4.3.22. Solokuro
4.3.23. Karanggeneng
4.3.24. Kalitengah
4.3.25. Karangbinangun
4.3.26. Glagah
4.3.27. Sarirejo
4.3.3. Deket
4.3.4. Tikung
4.3.5. Kembangbahu
4.3.6. Mantup
4.3.7. Sambeng
4.3.8. Ngimbang
4.3.9. Bluluk